AKSIOLOGI
Bpk.Mikha Agus
Widiyanto, S.Th. M.Pd.
Selasa, 16 September
2014
PENGERTIAN
- Aksiologi berasal dari kata dalam bahasa
Yunani, yaitu Axios berarti nilai dan logos berarti ilmu.
- Aksiologi merupakan cabang Filsafat yang
mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmunya.
- Nilai itu terkait dengan kegunaannya
- Aksiologi sebagai ilmu yang membicarakan tujuan
ilmu pengetahuan itu sendiri.
- Surisumantri menyatakan bahwa aksiologi
merupakan teori nilai yang berkaitan dengan dengan kegunaan dari
pengetahuan yang diperoleh.
- Aksiologi adalah kajian
tentang kegunaan ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia, kajian
tentang nilai-nilai, khususnya etika.
- Aksiologi adalah bagian
dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik dan buruk, benar
dan salah, serta tentang cara dan tujuan dari perbuatan manusia.
- Aksiologi merumuskan suatu
teori yang konsisten mengenai perilaku etis.
- Pengetahuan manusia itu cukup luas. Pengetahuan
itu diharapkan memiliki aspek tepat guna bagi pemiliknya.
- Aksiologi memberikan jawaban untuk apa
pengetahuan yang berupa ilmu itu dipergunakan.
- Bagaimana kaitan antara cara pengetahuan
tersebut dengan kaidah-kaidah nilai.
- Bagimana penentuan obyek yang ditelaah
berdasarkan pilihan-pilihan nilai.
- Nilai
yang dimaksud dalam aksiologi dimaksud adalah sesuatu yang dimiliki
manusia untuk melakukan berbagai pertimbangan tentang apa yang dinilai.
FAKTA dan NILAI
- Aksiolog membedakan “yang ada” dengan nilai, membedakan fakta dan
nilai.
- Untuk menjelaskan lebih jauh
apa nilai, perlu dibedakan dengan fakta. Fakta = sesuatu yang ada secara
nyata, berlangsung begitu saja. Sementara nilai sebagai sesuatu yg
berlaku, sesuatu yg memikat/mengimbau kita.
- Nilai berperanan dalam suasana
apresiasi, sementara fakta ditemui dalam konteks deskripsi. Fakta dapat
dilukiskan secara objektif. Mis. letusan gunung Merapi. Letusan bisa punya nilai bagi seorang, tdk bagi yg
lain.
- Fakta selalu mendahului nilai, duluan fakta baru penilaian atas fakta tersebut.
Maka, ada 3
ciri-ciri nilai :
1) Nilai
berkaitan dengan subjek,
2) Nilai tampil
dlm konteks praktis,
3) Nilai
menyangkut sifat yang ditambah oleh
subjek pd sifat yg dimiliki oleh objek.
Macam-macam nilai: 1) nilai ekonomis: bdk hukum
ekonomi, 2) nilai estetis: saat menikmati lukisan, atau lagu yang indah.
NILAI MORAL
- Apa
yg membuat suatu nilai menjadi
nilai moral? Setiap nilai memperoleh bobot moral bila diikut sertakan dalam tingkah laku
moral. Kejujuran sebagai nilai moral menjadi kosong, bila tidak diikut
sertakan dengan nilai lain seperti nilai ekonomis.
- Nilai dibagi dlm 4 kelompok:
- Nilai yg menyangkut kesenangan dan
ketidaksenangan terdapat dalam objek yg perpadanan dengan makluk punya
indera.
- Nilai-nilai vitalitas - perasaan halus, kasar, luhur
dll,
- Nilai rohani spt nilai estetis (bagus jelek)
benar salah (tidak terikat pada permasalah inderawi),
- Nilai Religius seperti yang kudus dan tidak kudus menyangkut objek absolut.
- Ada
suatu hirarki dari pengelompokkan 4 nilai tersebut: nilai vital lebih
tinggi dari nilai kesenangan, nilai rohani lebih tinggi dari nilai vital,
dst.
- Ciri-ciri nilai moral:
- Berkaitan dengan tanggungjawab kita sebagai
manusia. Nilai moral bisa diwujudkan dalam perbuatan yang sepenuhnya jadi
tanggungjawab.
- Berkaitan dengan hati nurani,
- Mewajibkan, misalnya nilai moral mewajibkan secara
absolut,
- Bersifat formal: tidak ada nilai moral yang ‘murni’ terlepas dari nilai lain.
- Nilai moral memiliki kekuatan besar yang memaksa untuk menerimanya, walaupun bertentangan dengan hasrat kecenderungan dan kepentingan pribadi kita.
Nilai sebagai kualitas yang tidak riil?
- Nilai
itu tdk ada utk dirinya sendiri.
- Nilai
butuh pengemban utk berada. Nilai tampak pd kita seolah2 hanya merupakan
kualitas dari pengemban nilai: keindahan dr lukisan, kegunaan dr sebuah
peralatan.
- Jadi,
nilai itu bukan merupakan benda atau unsur dari benda, melainkan sifat,
kualitas yang dimiliki objek tertentu yg dikatakan ‘baik’.
Pembagian aksiologi
- Aksiologi dibagi dalam dua bagian, yaitu: 1)
Etika (Filsafat Etika),dan 2) Estetika (Filsafat keindahan).
- Etika mengkaji tentang prinsip-prinsip dan
konsep-konsep yang mendasari penilaian terhadap perilaku manusia.
- Contohnya tindakan yang membedakan benar salah
menurut moral, putusan moral bertindak sewenang-wenang atau bertindak
sekehendak hati.
- Etika digunakan untuk membedakan hal-hal,
perbuatan-perbuatan, atau manusia-manusia lainnya.
- Etika sebagai filsafat yang memuat pendapat,
norma, dan istilah moral.
- Etika sebagai aturan sopan santun dalam
pergaulan.
- Estetika mengkaji tentang prinsip-prinsip yang
mendasari penilaian atas berbagai bentuk seni, yang mengkaji apa tujuan
seni, apa peranan rasa dalam pertimbangan estetika, bagaimana kita bisa
menganal karya besar seni.
- Estetika
berkenaan dengan nilai tentang pengalaman keindahan yang dimiliki manusia
terhadap lingkungan dan fenomena di sekelilingnya.
Obyektivitas dan subyektivitas nilai
- Nilai itu kadang-kadang bersifat obyektif,
namun kadang-kadang bersifat subyektif.
- Dikatakan obyektif apabila nilai-nilai tidak
tergantung pada subyek atau kesadaran yang menilai.
- Tolak ukur suatu gagasan berada pada obyeknya
bukan pada subyek yang melakukan penilaian.
- Kebenaran tidak tergantung pada kebenaran pada
pendapat individu melainkan pada obyektivitas fakta.
- Nilai menjadi subyektif apabila subyek berperan
dalam memberikan penilaian, kesadaran manusia menjadi tolak ukurnya.
- Dengan
demikian, nilai subyektif selalu memerhatikan berbagai pandangan yang
dimiliki akal budi manusia, seperti perasaan yang akan mengasah kepada
suka atau tidak suka, senang atau tidak senang.
Peranan Nilai bagi
Kita
- Nilai merupakan objek
sejati bagi tindakan manusia.
- Nilai mengarahkan manusia
dan memberi daya tarik bagi manusia dalam membentuk dirinya melalui
tindakan-tindakannya.
- Menata hubungan sosial
dalam masyarakat.
- Memperkuat identitas kita sebagai manusia.
6 komentar:
udah bagus :D lanjutkan yaaa ^^
blog nya isi nya bagus di point-point kan. tetap aku ksh nilai 88 :D
blognya bagus dan rapi biksuni hehehe jadi ngerti. 87 ya :D
isinya jelas banget nih mudah dibaca hahahahah
gw kasi 87 ya
wahh gampang buat dimengerti nihh 88 ya biksunii
hai biksunii :D
blognya rapiii, lengkapp trus isinya juga jelass dan mudah dimengertii :D
design buat backgroundnya juga baguss:D
nilai 90!
Posting Komentar