Pertemuan ke-2, Pencabangan Filsafat

Sabtu, 20 September 2014


AKSIOLOGI
Bpk.Mikha Agus Widiyanto, S.Th. M.Pd.
Selasa, 16 September 2014
PENGERTIAN
  • Aksiologi berasal dari kata dalam bahasa Yunani, yaitu Axios berarti nilai dan logos berarti ilmu.
  • Aksiologi merupakan cabang Filsafat yang mempertanyakan bagaimana manusia menggunakan ilmunya.
  • Nilai itu terkait dengan kegunaannya
  • Aksiologi sebagai ilmu yang membicarakan tujuan ilmu pengetahuan itu sendiri.
  • Surisumantri menyatakan bahwa aksiologi merupakan teori nilai yang berkaitan dengan dengan kegunaan dari pengetahuan yang diperoleh.
  • Aksiologi adalah kajian tentang kegunaan ilmu pengetahuan bagi kehidupan manusia, kajian tentang nilai-nilai, khususnya etika.
  • Aksiologi adalah bagian dari filsafat yang menaruh perhatian tentang baik dan buruk, benar dan salah, serta tentang cara dan tujuan dari perbuatan manusia.
  • Aksiologi merumuskan suatu teori yang konsisten mengenai perilaku etis.
  • Pengetahuan manusia itu cukup luas. Pengetahuan itu diharapkan memiliki aspek tepat guna bagi pemiliknya.
  • Aksiologi memberikan jawaban untuk apa pengetahuan yang berupa ilmu itu dipergunakan.
  • Bagaimana kaitan antara cara pengetahuan tersebut dengan kaidah-kaidah nilai.
  • Bagimana penentuan obyek yang ditelaah berdasarkan pilihan-pilihan nilai.
  • Nilai yang dimaksud dalam aksiologi dimaksud adalah sesuatu yang dimiliki manusia untuk melakukan berbagai pertimbangan tentang apa yang dinilai.
FAKTA dan NILAI
  • Aksiolog membedakan “yang ada” dengan nilai, membedakan fakta dan nilai.
  • Untuk menjelaskan lebih jauh apa nilai, perlu dibedakan dengan fakta. Fakta = sesuatu yang ada secara nyata, berlangsung begitu saja. Sementara nilai sebagai sesuatu yg berlaku, sesuatu yg memikat/mengimbau kita.
  • Nilai berperanan dalam suasana apresiasi, sementara fakta ditemui dalam konteks deskripsi. Fakta dapat dilukiskan secara objektif. Mis. letusan gunung Merapi. Letusan bisa  punya nilai bagi seorang, tdk bagi yg lain.
  • Fakta selalu mendahului nilai, duluan fakta baru penilaian atas fakta tersebut. 
Maka, ada 3 ciri-ciri nilai :
1) Nilai berkaitan dengan subjek,
2) Nilai tampil dlm konteks praktis,
3) Nilai menyangkut  sifat yang ditambah oleh subjek pd sifat yg dimiliki oleh objek.
Macam-macam nilai: 1) nilai ekonomis: bdk hukum ekonomi, 2) nilai estetis: saat menikmati lukisan, atau lagu yang indah.
NILAI MORAL
  • Apa yg  membuat suatu nilai menjadi nilai moral? Setiap nilai memperoleh bobot moral  bila diikut sertakan dalam tingkah laku moral. Kejujuran sebagai nilai moral menjadi kosong, bila tidak diikut sertakan dengan nilai lain seperti nilai ekonomis.
  • Nilai dibagi dlm 4 kelompok:
  1. Nilai yg menyangkut kesenangan dan ketidaksenangan terdapat dalam objek yg perpadanan dengan makluk punya indera.
  2. Nilai-nilai vitalitas - perasaan halus, kasar, luhur dll,
  3. Nilai rohani spt nilai estetis (bagus jelek) benar salah (tidak terikat pada permasalah inderawi),
  4. Nilai Religius seperti yang kudus dan tidak kudus menyangkut objek absolut.
  • Ada suatu hirarki dari pengelompokkan 4 nilai tersebut: nilai vital lebih tinggi dari nilai kesenangan, nilai rohani lebih tinggi dari nilai vital, dst.
  • Ciri-ciri nilai moral:
  1. Berkaitan dengan tanggungjawab kita sebagai manusia. Nilai moral bisa diwujudkan dalam perbuatan yang sepenuhnya jadi tanggungjawab.
  2. Berkaitan dengan hati nurani,
  3. Mewajibkan, misalnya nilai moral mewajibkan secara absolut,
  4. Bersifat formal: tidak ada nilai moral yang ‘murni’ terlepas dari nilai lain. 
  • Nilai moral memiliki kekuatan besar yang memaksa untuk menerimanya, walaupun bertentangan dengan hasrat kecenderungan dan kepentingan pribadi kita.
Nilai sebagai kualitas yang tidak riil?
  • Nilai itu tdk ada utk dirinya sendiri.
  • Nilai butuh pengemban utk berada. Nilai tampak pd kita seolah2 hanya merupakan kualitas dari pengemban nilai: keindahan dr lukisan, kegunaan dr sebuah peralatan.
  • Jadi, nilai itu bukan merupakan benda atau unsur dari benda, melainkan sifat, kualitas yang dimiliki objek tertentu yg dikatakan ‘baik’.
Pembagian aksiologi
  • Aksiologi dibagi dalam dua bagian, yaitu: 1) Etika (Filsafat Etika),dan 2) Estetika (Filsafat keindahan).
  • Etika mengkaji tentang prinsip-prinsip dan konsep-konsep yang mendasari penilaian terhadap perilaku manusia.
  • Contohnya tindakan yang membedakan benar salah menurut moral, putusan moral bertindak sewenang-wenang atau bertindak sekehendak hati.
  • Etika digunakan untuk membedakan hal-hal, perbuatan-perbuatan, atau manusia-manusia lainnya.
  • Etika sebagai filsafat yang memuat pendapat, norma, dan istilah moral.
  • Etika sebagai aturan sopan santun dalam pergaulan.
  • Estetika mengkaji tentang prinsip-prinsip yang mendasari penilaian atas berbagai bentuk seni, yang mengkaji apa tujuan seni, apa peranan rasa dalam pertimbangan estetika, bagaimana kita bisa menganal karya besar seni. 
  • Estetika berkenaan dengan nilai tentang pengalaman keindahan yang dimiliki manusia terhadap lingkungan dan fenomena di sekelilingnya.
Obyektivitas dan subyektivitas nilai
  • Nilai itu kadang-kadang bersifat obyektif, namun kadang-kadang bersifat subyektif.
  • Dikatakan obyektif apabila nilai-nilai tidak tergantung pada subyek atau kesadaran yang menilai.
  • Tolak ukur suatu gagasan berada pada obyeknya bukan pada subyek yang melakukan penilaian.
  • Kebenaran tidak tergantung pada kebenaran pada pendapat individu melainkan pada obyektivitas fakta.
  • Nilai menjadi subyektif apabila subyek berperan dalam memberikan penilaian, kesadaran manusia menjadi tolak ukurnya.
  • Dengan demikian, nilai subyektif selalu memerhatikan berbagai pandangan yang dimiliki akal budi manusia, seperti perasaan yang akan mengasah kepada suka atau tidak suka, senang atau tidak senang.
Peranan Nilai bagi Kita
  1. Nilai merupakan objek sejati bagi tindakan manusia.
  2. Nilai mengarahkan manusia dan memberi daya tarik bagi manusia dalam membentuk dirinya melalui tindakan-tindakannya.
  3. Menata hubungan sosial dalam masyarakat.
  4. Memperkuat identitas kita sebagai manusia.

6 komentar:

Unknown mengatakan...

udah bagus :D lanjutkan yaaa ^^

Unknown mengatakan...

blog nya isi nya bagus di point-point kan. tetap aku ksh nilai 88 :D

Anonim mengatakan...

blognya bagus dan rapi biksuni hehehe jadi ngerti. 87 ya :D

Unknown mengatakan...

isinya jelas banget nih mudah dibaca hahahahah
gw kasi 87 ya

aditya mengatakan...

wahh gampang buat dimengerti nihh 88 ya biksunii

Unknown mengatakan...

hai biksunii :D
blognya rapiii, lengkapp trus isinya juga jelass dan mudah dimengertii :D
design buat backgroundnya juga baguss:D
nilai 90!

Entri Populer